Berita

Disdikbud Kabupaten Boyolali Menyatakan Belum Dapat Melakukan PTM 100 Persen

BIMATA.ID, Boyolali – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, Darmanto mengatakan, saat ini belum dapat menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen. Hal itu dilakukan karena masih pandemi Covid-19, sehingga masih diperlukan protokol kesehatan (prokes) yang sangat ketat.

“Kami tetap melaksanakan kegiatan PTM terbatas, karena pertimbangan masih pandemi. Jika status pandemi sudah menjadi endemi, baru PTM 100 persen,” katanya, Rabu (13/04/2022).

Dikatakan Darmanto, sekolah melaksanakan PTM 100 persen jika jumlah siswa rombongan belajar kurang dari 16 anak.

“Jika rombongan belajar lebih dari 16 anak, PTM tetap dilaksanakan terbatas dengan prokes ketat. Salah satunya jaga jarak dan memakai masker tidak ada pilihan lain,” ucapnya.

Saat Ini Pemkab Boyolali belum mengubah kebijakan, pelaksanaan PTM tetap terbatas dan apapun namanya, masih masa pandemi, Disdikbud memutuskan melanjutkan untuk tetap melaksanakan PTM terbatas mengacu pada prokes.

“Kami semasa pandemi pada prinsipnya ada dua hal yang mesti diutamakan dalam penyelenggaraan pendidikan, yakni kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, dan tenaga pendidikan serta tumbuh kembang anak,” jelasnya.

Berdasarkan Informasi cakupan vaksinasi Covid-19 dosis pertama dan kedua pada kelompok sasaran anak usia enam sampai 11 tahun yang jumlahnya 95.713 anak, masing-masing sudah mencapai 105 persen dan 101,5 persen, tetapi jika status pandemi belum jadi endemi tetap PTM terbatas.(oz)

Tulisan terkait

Bimata
Close