Bimata

Rahmat Effendi Kena OTT, Golkar Jabar Minta Kader Bekasi Tetap Solid

BIMATA.ID, Jabar – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Jawa Barat (Jabar), meminta kader Partai Golkar Kota Bekasi untuk tetap solid usai peristiwa penangkapan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, yang merupakan kader partainya.

“Sebagai kader tetap menjalankan kegiatan dan program partai seperti biasa, tetap jaga soliditas partai, sambil mendoakan yang terbaik untuk Pak RE,” ujar Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD I Partai Golkar Provinsi Jabar, Aria Girinaya, Kamis (06/01/2021).

Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Partai Golkar Kota Bekasi ini menyampaikan, peristiwa penangkapan Rahmat Effendi bisa menjadi bahan evaluasi bagi kadernya untuk bekerja sesuai aturan yang berlaku.

Aria menjelaskan, peristiwa penangkapan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI) kemarin wajib menjadi bahan introspeksi bagi seluruh kader partai berlambang Pohon Beringin di mana pun berada.

“Kejadian ini harus dijadikan bahan introspeksi yang harus membuat kita sadar bahwa setiap kader harus taat aturan dan patuhi koridor hukum yang ada,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK RI melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi (RE) beserta belasan orang lainnya, di wilayah Kota Bekasi, Rabu, 5 Januari 2022.

Rahmat ditangkap bersama jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, serta pengusaha dalam operasi senyap KPK RI.

Tidak hanya itu, KPK RI juga mengamankan sejumlah uang barang bukti yang diduga dihasilkan dari proses lelang jabatan dan kegiatan di lingkup Pemkot Bekasi. Hingga kini, Komisi Antirasuah ini masih melanjutkan proses hukum kasus tersebut.

[MBN]

Exit mobile version