Bimata

Cak Imin Klaim Diperintah Kiai Maju Sebagai Capres 2024

BIMATA.ID, Jakarta – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar, membeberkan alasan dirinya ingin maju dalam gelaran Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 sebagai calon Presiden (Capres).

Pria yang akrab disapa Cak Imin ini mengaku, mendapatkan perintah dari kiai-kiai di Indonesia agar maju sebagai peserta pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

“Kapan hari saya ditanya wartawan, kok Pak Muhaimin percaya diri mau mencalonkan diri menjadi Presiden. Saya jawab, saya bukan hanya percaya diri, (tapi) saya diperintah oleh kiai-kiai untuk maju menjadi calon Presiden dari berbagai penjuru tanah air. Ini bukan soal percaya diri, tapi soal perintah,” katanya, dalam keterangan tertulis, Jumat (21/01/2022).

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) ini menyatakan, dirinya akan terus melakukan konsolidasi ke seluruh pihak demi mendapatkan dukungan sebagai Capres di Pilpres 2024 mendatang.

“Kemarin siang juga konsolidasi, gus-gus mengokohkan kembali tekad dan niat untuk istilah lagunya itu Mari Bung Rebut Kembali. Gus Dur yang dilengserkan waktu itu Gus Dur jadi Presiden, saatnya Mari Bung Rebut Kembali kursi Presiden 2024 yang akan datang,” tandas Cak Imin.

Cak Imin menjelaskan, dukungan para alim ulama itu didasari alasan karena dirinya merupakan kader terbaik Nahdlatul Ulama (NU) yang berada di politik praktis.

Berangkat dari derasnya dukungan tersebut, Cak Imin menegaskan, kepercayaan diri untuk maju sebagai Capres. Apalagi, saat ini PKB merupakan partai Islam dengan jumlah pemilih terbanyak di Indonesia.

“Kenapa percaya diri? Gimana enggak percaya diri, PKB hari ini adalah partai Islam terbesar di Indonesia dengan jumlah pemilih 13 juta lebih. Kurang percaya diri apa? Bahkan, di papan tengah kita terbesar, bahkan survei-survei terbaru kita sudah meninggalkan papan tengah, dan kini di papan atas. Tapi sayangnya papan atasnya masih juara dua,” jelas legislator daerah pemilihan (Dapil) Provinsi Jawa Timur (Jatim) VIII ini.

Di sisi lain, mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI ini mendorong agar kemenangan PKB dapat direbut pada Pemilu 2024 mendatang. Jika hal ini terwujud, maka semakin optimistis PKB dapat memenangi Pemilu di tingkat nasional.

In Sya Allah, kalau Banyuwangi bisa rebut kembali kemenangan (seperti Pemilu 1999), kita bisa juga rebut tingkat nasional. Karena itu, Mari Bung Rebut Kembali,” imbuh Cak Imin.

Karena itu, Cak Imin memohon doa dan dukungan para kiai, ulama dan santri, serta kerja keras seluruh kader PKB agar peluang tersebut dapat diwujudkan.

“Pokoknya Pemilu 2024 PKB Banyuwangi menang, In Sya Allah nasional juga akan menang. Karena itu, kita punya tanggung jawab untuk bisa membuktikan efektivitas perjuangan politik PKB di dalam mewarnai kehidupan keumatan, kebangsaan, dan kenegaraan,” ujarnya.

[MBN]

Exit mobile version