Regional

Budidaya Maggot Wujud Nyata Gerakan Kuningan Bebas Sampah

Aksi Nyata Tina Wiryawati

BIMATA.ID, Kuningan – Pelatihan budidaya maggot menjadi salah satu wujud nyata dalam gerakan bebas sampah di wilayah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Hal ini menjadi salah satu solusi, dalam penanganan persoalan sampah di daerah.

Meski bukan hal baru, namun budidaya maggot menjadi salah satu pilihan dalam menangani sampah di masyarakat. Selain mengatasi persoalan sampah, budidaya maggot bisa menambah penghasilan bagi masyarakat.

Demikian disampaikan Anggota DPRD Jabar, Tina Wiryawati saat mengadakan pelatihan budidaya maggot kali ketiga di Desa Sindangagung, Kecamatan Sindangagung, Kuningan. Sejak pelatihan budidaya maggot digulirkan, setidaknya ada 36 desa yang terlibat menjadi peserta.

“Gerakan ini harus diikuti dengan perubahan-perubahan kebijakan. Sehingga bisa sampai di akar rumput yakni di desa-desa, itu yang saya harapkan,” kata legislator Gerindra Jabar, Tina Wiryawati kepada awak media, Jumat (16/1/2022).

Dia menyebut, ada 36 desa terlibat sebagai peserta pelatihan budidaya maggot. Misalnya saja dari Kecamatan Ciawigebang 24 desa dan Kecamatan Sindangagung 12 desa.

“Namun itu belum desa-desa yang lain, karena pelatihan ini terus berjalan. Ada yang memang dari kepala desa langsung, termasuk juga BUMDes dari masing-masing desa,” imbuhnya.

Menurutnya, meski budidaya maggot bukan hal baru, namun ini menjadi salah satu solusi dalam penanganan sampah. Sebab sampai kapanpun akan selalu ada, karena sebagian besar sampah dihasilkan dari rumah tangga.

“Selama masih ada masyarakat, maka sampah itu akan selalu dihasilkan. Kita perlu memberi pelatihan budidaya maggot ini, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah,” terangnya.

Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close