EkonomiBeritaEnergiNasionalUmum

Rizal Ramli: Pemerintah Doyan Naikin Harga Listrik dan Gas Tiba-Tiba

BIMATA.ID, Jakarta- Kenaikan harga gas elpiji 5,5 kg dan 12 kg terhitung sejak 25 Desember 2021 yang disebut-sebut mengikuti tren peningkatan Contract Price Aramco (CPA) yang akan terus meroket selama periode tahun baru 2022.

Menurut informasi, harga gas melambung sebesar 17 persen dari harga sebelumnya. Jika normalnya gas elpiji 12 kg dipatok senilai Rp139.000, kini di agen resmi harganya menjadi Rp163.000.

Harga itu akan berbeda lagi jika dijual oleh pedagang eceran, per satu tabung gas, masyarakat harus merogoh kocek Rp180.000. Namun, Kabarnya kenaikan harga gas elpiji ini tidak disertai sosialisai terlebih dahulu.

Ekonom senior, Rizal Ramli turut berkomentar menanggapi polemik kenaikan harga gas secara mendadak. Dirinya menyayangkan sikap pemerintah yang enggan memberi ‘aba-aba’ terlebih dahulu sebelum memutuskan perubahan harga.

“Kok doyannya naikin harga listrik dan gas diem-diem sih?” kata Rizal Ramli.

Menurutnya, rakyat sejatinya berhak mengetahui lebih dulu jika ada sesuatu yang akan diubah di pasar. Hal itu ditujukan agar perencanaan ekonomi masyarakat dapat tertangguli.

“Rakyat perlu tahu jauh-jauh hari, supaya bisa mempersiapkan diri,” ujarnya.

 

(ZBP)

Facebook Comments
Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close