Bimata

Ketua KPK Minta Kepala Daerah Permudah Izin Usaha

BIMATA.ID, Jakarta – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI), Firli Bahuri, meminta kepala daerah mempermudah pemberian izin usaha untuk investor di wilayahnya.

Firli mengatakan, pemberian izin yang cepat membuat daerah makin maju karena banyak investor berinvestasi.

“Kami juga berharap kepada para pemangku kepentingan kepala daerah untuk tidak mempersulit izin usaha, bikin dan buat kemudahan usaha, buka investor seluas-luasnya,” katanya, dalam telekonferensi di Jakarta, Selasa (02/11/2021).

Namun, Firli tidak mau kepala daerah menyusupkan permainan kotor dalam mempercepat izin usaha. Pemberian karpet merah di dalam pemberian izin usaha diharapkan tidak diikuti dengan praktik korupsi.

“Tentu kita ingin mengajak setiap anak bangsa, setiap pihak yang bergerak di bidang infrastruktur dan perumahan tidak ada yang terlibat kasus korupsi,” pungkas dia.

Dia menegaskan, KPK RI bakal menindak segala bentuk korupsi di bidang investasi. Lembaga Antikorupsi ini memastikan tidak akan pandang bulu terhadap pejabat yang berani menghambat investasi di Indonesia dengan korupsi.

Firli menilai, korupsi di bidang investasi sama dengan menyakiti hati rakyat. Korupsi membuat daerah mengalami kemunduran di saat rakyat berharap banyak.

“Investasi menjadi kata kunci penting, karena dengan investasi yang mudah akan menemukan lapangan pekerjaan,” tegasnya.

Lapangan pekerjaan dari investasi yang ditanamkan investor juga bisa hilang. Pendapatan daerah bisa benar-benar tergerus jika pejabat berani korupsi investasi daerah.

“Karena lapangan pekerjaan yang terbuka, maka tentulah akan berpengaruh terhadap pendapatan. Pendapatan besar meningkat, tentunya juga akan meningkatkan dan konsumsi masyarakat,” ujar Firli.

[MBN]

Exit mobile version