Regional

141 Pemilik Lahan di Buloa-Bodoa Bakal Dibebaskan untuk Proyek MNP

BIMATA.ID, Makassar – 141 warga pemilik lahan di Kelurahan Buloa dan Kaluku Bodoa, Kecamtan Tallo, Kota Makassar, bakal dibebaskan untuk pembangunan proyek jalan tol Makassar New Port (MNP).

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, persiapa di Pemkit Makassar telah tuntas. Ia telah menandatangani surat keputusan (SK) penetapan lokasi dan sudah diumumkan ke publik melalui berbagai media.

“InsyaAllah, Senin nanti secara resmi SK akan diserahkan ke Pelindo. Kemudian Pelindo menyerahkan ke BPN Provinsi Sulsel untuk dijadikan tindak lanjut pelaksanaan dari pembebasan lahan tersebut,” kata Danny sapaan akrab Ramdhan Pomanto, Sabtu (20/11/2021).

Pembebasan lahan, kata Danny, ditargetkan selesai pada awal Desember 2021 mendatang, dan pelaksanaan pembangunan awal akan dimulai pada akhir Desember 2021.

Dalam SK penetapan lokasi nomor 620/1676/DISTAN/XI/2021 disebutkan letak dan luas tanah lokasi rencana pembangunan akses Jalan Tol Makassar New Port terletak di Kota Makassar di Kecamatan Tallo. Tepatnya di wilayah Kelurahan Kaluku Bodoa dengan kebutuhan lahan seluas kurang lebih 4.393,6 meter persegi atau seluas kurang lebih 0,44 hektare.

Kemudian di Kelurahan Buloa dengan kebutuhan lahan seluas kurang lebih 15.948,2 meter persegi atau seluas kurang lebih 1,59 ha.

“Daftar nama pemilik lahan adalah sebanyak 141 pemilik di Kelurahan Buloa dan Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Estimasi waktu pengadaan tanah mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah bagi Pembangunan Kepentingan Umum, kurang lebih 138 hari sampai dengan 210 hari atau lebih tergantung pada dinamika sosial yang terjadi,” katanya pula.

Adapun rencana pelaksanaan pembangunan konstruksi akses Jalan Tol Makassar New Port diperkirakan kurang lebih 730 hari atau 2 tahun.

Tujuan pembangunan Tol MNP ini, yakni memperlancar pergerakan arus lalu lintas dari dan ke ruas Jalan Tol Reformasi dan ruas Tol Ir Sutami dengan Pelabuhan Makassar New Port.

Pembangunan itu diharapkan juga mengurai kepadatan lalu lintas dari dan ke Makassar New Port, dan dapat memperlancar angkutan barang/logistik akees langsung ke Makasear New Port.

(HW)

Facebook Comments
Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close