Bimata

Presiden Jokowi: Pemulihan Ekonomi ASEAN Harus Dipercepat

BIMATA.ID, Jakarta – Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) menuturkan, tingkat pembatasan di Asia Tenggara mencapai 82 persen selama pandemi.

Mantan Gubernur Provinsi DKI Jakarta ini mengusulkan, pengurangan pembatasan yang aman guna menggenjot perekonomian Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

“Pemulihan ekonomi ASEAN harus dipercepat dengan melakukan reaktivasi perjalanan yang aman, termasuk pariwisata yang aman,” tutur Jokowi, di ASEAN Business and Investment Summit secara virtual, Senin (25/10/2021).

Presiden Jokowi mengemukakan, pandemi Covid-19 makin terkendali. Pembatasan bisa dikendurkan dengan tetap menjamin aman dari risiko pandemi.

Menurut Presiden Jokowi, ASEAN Travel Corridor Arrangement Framework yang digagas Indonesia sejak 2020 perlu segera diimplementasikan. Pengakuan sertifikat vaksin, termasuk interoperabilitas sistem, juga mesti diterapkan.

“Jika semua negara ASEAN segera memfasilitasi mobilitas masyarakat dengan aman, roda ekonomi bisa bergerak,” katanya.

Jokowi mencontohkan, langkah Indonesia yang membuka Bali secara bertahap. Wisata di Pulau Dewata mengedepankan safe tourism dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Selain itu, 84,8 persen warga Bali sudah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap. Indonesia bakal membuka wilayah lain yang cakupan vaksinasinya lebih dari 70 persen secara bertahap.

[MBN]

Exit mobile version