Bimata

Pemkot Makassar Target PAD Rp1,8 Triliun di APBD 2022

BIMATA.ID, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto akan menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,8 triliun di APBD 2022.

Siang tadi, Senin (4/10/2021), Danny sapaan karib Ramdhan Pomanto melakukan inpeksi mendadak (sidak) di Kantor Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bapenda).

“Saya datang ke Bapenda ini adalah awal saya inspeksi seluruh dinas. Selama delapan bulan saya tidak pernah ke sini. Saya mulai dari Bapenda karena salah satu prestasi atau keterpurukan pemerintahan itu adalah pendapatan,” kata Danny.

Danny mengatakan, ia bertekad untuk meningkatkan terget pendapatan Rp1,8 triliun pada tahun depan.

Dia mengatakan, inpeksi dilakukannnya karena perlu melihat mekanisme prosedur yang ada di Bapenda sebelum resetting total dilakukan.

“Ini gambaran bahwa apa yang menjadi tanggung jawab Plt Bapenda sekarang itu cukup berat. Ruangannya saja itu mengekspresikan cara kerja. Ruang membentuk perilaku, perilaku membentuk ruang,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi kantor Bapenda saat ini sangat tidak nyaman sehingga perlu dibenahi total. Ia pun berkomitmen untuk mempercepat resetting khusus wilayah pendapatan.

“Bagaimana orang mau bekerja kalau lampunya remang-remang begini. Sehingga semua jadi remang-remang. Makanya pendapatan juga jadi remang-remang,” ucapnya.

Plt Kepala Bapenda Kota Makassar, Firman Pagarra mengaku, pihaknya diberi arahan dan masukan dalam melakukan pendataan untuk peningkatan pendapatan dan pembenahan-pembenahan fisik di Kantor.

“Kami akan memberikan yang terbaik juga karena seperti kata Pak Wali, ruang membentuk perilaku, perilaku membentuk ruang. Kami juga akan meningkatkan pendapatan Kota Makassar yang rencananya Rp1,8 triliun itu di tahun 2022,” ungkapnya.

“Ini kami sementara melakukan pendataan di seluruh potensi pajak. Setiap hari staf di Bapenda turun melakukan pendataan di beberapa potensi di wajib pajak. Baik itu di restoran ataupun di kafe-kafe,” pungkasnya.

Diketahui, Pemkot Makassar menarget PAD pada APBD Perubahan 2021 hanya Rp1,35 triliun, turun sekitar Rp334,81 miliar dari Rp1,68 triliun di APBD Pokok 2021.

(HW)

Exit mobile version