Bimata

Setelah Jeneponto, Bone Terendah Persentase Vaksin di Sulsel

BIMATA.ID, Bone – Lima Kabupaten di Sulawesi Selatan jadi daerah paling rendah angka vaksinasi. Tertinggi adalah Makassar dan terendah Jeneponto.

Jeneponto menempati urutan terakhir paling rendah angka vaksinasi. Dari 313.305 penduduk, baru sekitar 42.602 atau 13,60 persen penduduk yang divaksin.

Urutan kedua adalah Kabupaten Bone. Dari total 634.982 penduduk, baru 106.982 orang yang telah vaksin atau sekitar 16,85 persen. Jumlah penduduk Kabupaten Bone menempati urutan kedua terbanyak dari Kota Makassar.

Di posisi ketiga yakni Kabupaten Gowa dari total 593.826 penduduk, yang telah divaksin baru 103.811 atau 17,48 persen.

Di urutan keempat yakni Kabupaten Sidrap dari total 249.296 penduduk, yang telah divaksin 44.367 atau 17,80 persen.

Terakhir yang mendapat rapor merah yakni Toraja Utara, dari total 197.939 penduduk yang telah vaksinasi baru mencapai 38.081 atau 19,24 persen.

Untuk yang paling banyak penduduknya telah vaksinasi yaitu Kota Makassar, dari total 1.102.330 penduduk, yang telah vaksinasi sebanyak 503.069 atau 45,64 persen.

Menanggapi Kabupaten Bone berada di urutan kedua paling sedikit divaksin, Juru Bicara Satgas Covid 19 drg Yusuf Tolo mengakui bahwa Bone memang jumlahnya mungkin masih rendah, tapi faktornya bukan masalah masyarakatnya yang tidak mau divaksin.

“Kalau cakupan mungkin ya masih rendah. Tapi kalau dikatakan masyarkatnya tidak mau divaksin, saya kira belum ada penelitian untuk itu,” kata Yusuf.

Lanjut dia mengatakan bahwa selama ini antusias masyarakat mau divaksin terutama di kota itu cukup tinggi, buktinya masyarakat banyak yang antri untuk divaksin namun vaksin terbatas.

“Betul, jadi sekarang belum tepat kalau kita mau mengukur dan membandingkan cakupan antar satu daerah. Karena vaksin belum tersedia sesuai jumlah sasaran, datangnya bertahap,” jelasnya.

Berikut persentasenya:

Persentase angka vaksinasi Covid-19. (Ist)

(HW)

Exit mobile version