BeritaPolitik

Risma Targetkan 4 Juta Anak Terima Program Atensi

BIMATA.ID, Jakarta – Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia (RI), Tri Rismaharini mengatakan, program Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) Anak bakal menyasar kepada 4 juta anak. Sebanyak 20 ribu di antaranya adalah mereka yang ditinggal orang tua akibat terpapar Covid-19.

“Atensi Anak ini nantinya tidak hanya ditujukan kepada anak-anak yang ditinggal orang tua karena Covid-19 saja, tapi juga akan menyasar ke anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu lainnya binaan LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak) dan yang tinggal dalam keluarga tidak mampu,” kata Risma sapaan akrab Tri Rismaharini, dalam keterangan tertulis, Selasa (24/08/2021).

Aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) per Mei 2021 telah menghimpun data dari 3.914 LKSA. Data ini menunjukkan terdapat 191.696 anak berada dalam pengasuhan LKS Anak (panti asuhan/yayasan/balai).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 33.085 anak yatim, 7.160 piatu, dan yatim piatu 3.936. Sehingga total anak keseluruhan 44.181.

“Situasi yang dialami anak yatim, piatu, dan yatim piatu ini pastinya tidak mudah untuk mereka lalui. Karena itu, Kementerian Sosial terus berupaya untuk memastikan hak-hak anak tetap terpenuhi,” terang mantan Wali Kota Surabaya ini.

Risma menyampaikan, target sasaran penanganan anak yatim, piatu, dan yatim piatu sebanyak 4.043.622 orang. Rinciannya, 20.000 anak yang ditinggal orang tua akibat Covid-19, 45.000 anak yang diasuh LKSA, dan 3.978.622 anak diasuh keluarga tidak mampu.

“Anggaran yang kita perlukan untuk menangani anak yatim, piatu, dan yatim piatu ini kurang lebih sekitar Rp 3,2 triliun. Nanti hal ini akan kita koordinasikan dengan Kementerian Keuangan dan Bappenas,” ujarnya.

Alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini juga berharap, sinergi dari Kementerian/Lembaga lainnya, dukungan masyarakat, dan seluruh pihak terkait.

Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI) terus mendata anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu baik yang ditinggal orang tua karena Covid-19 atau berada dalam situasi rentan. Sehingga, perlu dibantu dan menerima manfaat dari program-program Kemensos RI.

[MBN]

Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close