Bimata

Komitmen Pemerintah Kembangkan Industri Mobil Listrik

BIMATA.ID, Jakarta- Pemerintah berkomitmen untuk mengembangkan industri mobil listrik beserta infrastrukturnya di Indonesia, meskipun tantangan yang dihadapi tidaklah mudah.

“Perubahan yang cukup radikal ini memang tidak mudah. Namun yang paling penting, kita melihat sudah ada komitmen dari pemerintah terhadap mobil listrik,” kata Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal (Purn) Moeldoko dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (25/08/2021).

Selain itu, sejumlah industri otomotif dunia dari Jepang dan China juga telah menunjukkan keseriusan untuk berinvestasi industri mobil listrik di Indonesia. Infrastruktur untuk kegiatan produksi mobil listrik dalam negeri terus dikembangkan.

Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), realisasi total penjualan mobil listrik di Indonesia sepanjang semester pertama 2021 mencapai 1.900 unit. Angka tersebut tidak berbeda jauh dibandingkan penjualan pada periode yang sama di 2020 yang sebesar 1.234 unit. Padahal pasar mobil konvensional Indonesia cukup besar.

Namun, ada faktor penyebab rendahnya minat masyarakat Indonesia terhadap mobil listrik, yaitu daya jelajah kendaraan listrik yang terbatas, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang masih minim, dan harga mobil listrik yang cenderung lebih mahal dibandingkan mobil konvensional.

Melihat kondisi tersebut, pemerintah tidak tinggal diam. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Untuk Transportasi Jalan.

 

(ZBP)

Exit mobile version