Bimata

Fakta Terbaru Pencabulan Pelajar Asal Buleleng di Badung

BIMATA.ID, Badung – Penangkapan pelaku pencabulan pelajar Sekolah Dasar (SD) berinisial KI di Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, membuka fakta baru aksi bejat mereka.

Kuasa Hukum korban, Siti Sapura menuturkan, ada empat orang pelaku yang mencabuli pelajar berusia 11 tahun tersebut.

“Bukan dua, tetapi empat orang,” tuturnya, Jumat (27/08/2021).

Siti menguraikan, empat pelaku beraksi di dua lokasi yang berbeda. Pertama, korban dicabuli di kamar mandi indekos. Kedua, di satu tempat lain yang berada di kawasan Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.

“Saat di kamar mandi, korban diperkosa dua pelaku berinisial KP dan KY. Mulutnya dibekap lalu digilir pelaku,” urainya.

Kemudian, pada Sabtu, 21 Agustus 2021 lalu, korban dijemput KP dan KY untuk di bawa ke sebuah tempat. Di lokasi baru ini, korban kembali dicabuli empat orang, dua di antaranya KP dan KY.

Pada saat dijemput, kakak korban sempat menjepret (foto) wajah pelaku lantaran sudah curiga ada yang tidak beres.

“Korban ini sering ditinggal orang tuanya bekerja. Jadi, para pelaku tahu kapan indekosnya kosong,” papar Siti.

Kepolisian Resor (Polres) Badung sendiri kabarnya sudah mengamankan tiga pelaku, satu pelaku lainnya masih buron. Kabar ini pun dibenarkan Kuasa Hukum KI.

“Dua pelaku sudah diamankan. Ada tiga sebenarnya, satu masih saksi. Satu lagi berstatus DPO (daftar pencarian orang),” tandas Siti.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Badung, AKP Putu Ika Prabawa mengakui, telah mengamankan tiga orang terduga pelaku. Hanya saja, dirinya belum bersedia membeberkan kasus tersebut lantaran masih dalam pengembangan.

“Setelah semuanya rampung, nanti akan kami gelar jumpa pers,” ucapnya.

Menurut informasi, korban dicabuli pelaku saat ayah kandungnya berinisial PS bekerja mencari nafkah sebagai buruh bangunan. Dalam kondisi indekos sepi, pelaku beraksi mencabuli korban.

Terkuaknya aksi pelaku lantaran sempat dicurigai teman korban. Teman korban mengintip apa yang dilakukan kedua pelaku di kamar indekos temannya. Aksi biadab pelaku kemudian diceritakan teman korban ke orang tuanya. Akhirnya ceritanya sampai ke telinga orang tua korban.

[MBN]

Exit mobile version