BeritaHeadlineKesehatanPolitik

Fraksi PKS Minta Pemerintah Perbanyak Tempat Isolasi Pasien Covid-19

BIMATA.ID, Jakarta – Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Kurniasih Mufidayati menyatakan, fraksinya meminta Pemerintah Pusat dan Daerah memperbanyak tempat-tempat perawatan bagi pasien Covid-19 tanpa gejala atau gejala ringan untuk melakukan isolasi.

Sebab, dengan kondisi penularan tinggi saat ini, banyak masyarakat yang sulit melakukan isolasi mandiri di rumah. Banyak yang kondisi rumahnya tidak memungkinkan.

“Sudah banyak kasus isolasi mandiri yang justru menyebabkan penularan ke anggota keluarga lain. Bahkan, ada yang meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri di rumah, karena kurangnya pemantauan dan penanganan situasi darurat. Karenanya, perlu pengawasan melekat di lapangan,” ucap perempuan yang akrab disapa Mufida ini, Jumat (02/07/2021).

Selain itu, Mufida menilai, Pemerintah Pusat dan Daerah perlu meningkatkan kapasitas tempat perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit (RS).

Langkah tersebut dilakukan dengan mempersiapkan rumah sakit lapangan atau tenda-tenda perawatan di areal RS. Serta mendorong lebih banyak keterlibatan RS Swasta dalam penanganan pasien Covid-19.

“Tentu saja ini harus dibarengi dengan komitmen pemerintah untuk segera menyelesaikan tunggakan tagihan RS dalam penanganan Covid-19,” imbuh Legislator daerah pemilihan (Dapil) Provinsi DKI Jakarta I ini.

Fraksi PKS DPR RI juga mendorong peningkatan testing secara masif yang diikuti dengan tracing. Hal ini akan menjadi salah satu kunci untuk bisa lebih mengendalikan penularan seperti yang dilakukan India.

Oleh karena itu, Mufida mendesak Pemerintah Pusat untuk melakukan peningkatan testing dan tracing yang diikuti dengan peningkatan kecepatan keluarnya hasil tes PCR.

“Selama ini lambatnya keluar hasil tes swab PCR menjadi salah satu masalah yang menghambat. Apalagi swab PCR yang dilakukan oleh fasilitas kesehatan pemerintah yang memerlukan waktu berhari-hari untuk keluar, sehingga upaya tracing juga menemui kendala,” ungkapnya.

[MBN]

Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close