Bimata

Burhanuddin Sebut Tingkat Kepercayaan Masyarakat pada Jaksa Capai 82,2 Persen

BIMATA.ID, Jakarta – Tingkat kepercayaan masyarakat atas kinerja Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia (RI) dikatakan meningkat.

Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin menyampaikan, dari hasil jajak pendapat yang dilakukan para surveyor pada semester pertama 2021, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Kejagung RI mencapai 82,2 persen.

Kepercayaan publik yang tinggi tersebut sebetulnya bukan pujianm, melainkan sebagai gambaran bagi seluruh jajaran Korps Adhyaksa untuk tetap bekerja maksimal dalam penegakan hukum.

“Capain ini (kepercayaan publik), tidaklah lantas membuat kita harus berpuas diri dan lengah, melainkan harus menjadi motivasi bagi kejaksaan untuk memberikan hasil kerja terbaik,” ujarnya, saat memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 Kejagung RI di Jakarta, Kamis (22/07/2021).

Burhanuddin menyebutkan, angka 82 persen kepercayaan publik tersebut memang meninggi dari tahun lalu. Pada 2020, dari hasil jajak pendapat para surveyor, tingkat kepercayaan publik terhadap Kejagung RI naik turun.

Kemudian Burhanuddin mengacu pada data Charta Politika Juli 2020, yang mendapatkan angka kepercayaan publik terhadap Korps Adhyaksa hanya 60 persen. Versi Indikator Politik pada Oktober 2020, tingkat kepercayaan publik terhadap Kejagung RI naik 71,3 persen.

Akan tetapi, pada tutup tahun Desember 2020, Indobarometer mencatatkan angka kepercayaan public menurun menjadi 52,9 persen.

“Pada Mei 2021, Cyrus Network hasil survei tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kejaksaan sebesar 82,2 persen,” imbuhnya.

Burhanuddin berharap, angka kepercaayaan publik terhadap para jaksa tersebut tetap awet dan terus meningkat.

“Kepada seluruh warga Adhyaksa, teruslah berkarya. Karena itu yang akan membedakan kapasitas dan kapabilitas kinerja saudara dengan yang lain,” tuturnya.

[MBN]

Exit mobile version