Bimata

Ilmuwan Inggris Pastikan Palestina Negara yang Paling Banyak Digali di Dunia

BIMATA.ID, Jakarta- Momen mengerikan belasan kendaraan terguling ke dalam lubang di Yerusalem. Fenomena itu dianggap oleh banyak ahli akibat Israel memburu King Solomon Tample.

Gambar CCTV menunjukkan saat mobil dan beberapa pohon menghilang ke dalam lubang pembuangan, di Pusat Medis Shaare Zedek di Yerusalem pada hari Senin lalu.

Seperti dikutip dari Guardian, Para arkeolog telah berjuang mencari kuil suci tersebut.

Arkeolog kelautan Inggris Dr Sean Kingsley telah mengumpulkan bukti yang menunjukkan bahwa Salomon bukan hanya raja darah dan daging tetapi juga raja pelayaran pertama di dunia, yang mendanai pelayaran yang dilakukan oleh sekutu Fenisianya dalam “hubungan khusus pertama dalam sejarah”.
Iklan

Kingsley mengatakan kepada Observer: “Saya telah menyebarkan jaring yang sangat luas. Studi maritim semacam itu belum pernah dilakukan sebelumnya.”

Dia berkata: “Selama 100 tahun, para arkeolog telah meneliti tanah suci Yerusalem, dan Palestina adalah negara yang paling banyak digali di dunia. Tidak ada yang definitif sesuai dengan catatan epik kitab Raja-Raja dan Tawarikh tentang istana dan kuil Salomo,”

Sebelumnya, arkeolog Desolce pada tahun 1836 lewat ekspedisi Prancis. Usaha tersebut kemudian dilanjutkan oleh lembaga arkeologi dari Inggris pada tahun 1867-1870 bersama peneliti sejarah ternama, Kolonel Charles Warren, hingga Arkeolog Amerika Nelson G pada tahun 1940. Tak ada bukti yang dikemukakan secara eksplisit soal keberadaan Haikal Sulaiman hingga saat ini.

Keberadaan Kuil Suci Sulaiman hingga saat ini masih menjadi perdebatan dan mengundang kontroversi. Bagi sebagian sejarawan, kuil tersebut dianggap tidak ada dan hanya merupakan khayalan bangsa Yahudi semata. Namun beberapa kalangan, yakni kaum Yahudi pro-Zionisme, meyakini bahwa kuil tersebut benar-benar ada di sana dan menjadi salah satu alasan untuk menaklukkan Palestina.

Exit mobile version