Berita

DKI Kekurangan Tenaga Medis Profesional di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

BIMATA.ID, Jakarta — Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku pihaknya kekurangan tenaga medis seiring melonjaknya kasus Covid-19 di Ibu Kota beberapa pekan belakangan ini Lonjakan kasus corona sekarang ini membuat 140 rumah sakit rujukan di Ibu Kota nyaris penuh.

Ariza mengatakan pihaknya membutuhkan bantuan 2.156 tenaga kesehatan profesional untuk disebar di sejumlah rumah sakit di DKI. Sebab jumlah pasien yang datang mulai tak seimbang dengan jumlah tenaga kesehatan yang ada.

“Pokoknya jumlah nakes kita tingkatkan. Jumlah tenaga kesehatan kebutuhan nakes ini sedang ditambah. Tenaga profesional ini butuh lagi 2.156 orang,” kata Ariza, Rabu (30/06/2021).

Politisi Partai Gerindra itu mengatakan, pihaknya juga terus mengupayakan penambahan fasilitas kesehatan di seluruh rumah sakit darurat ruangan rumah sakit yang tidak terpakai seperti aula rumah sakit sudah disulap menjadi kamar perawatan pasien yang terpapar corona.

“Jadi semuanya akan kita tambah. Rumah sakit rujukan, okupansi daripada tempat tidur RS ditingkatkan, kemudian juga nakes, ruang ICU, Lab, semuanya,” ucapnya.

Ariza meminta warga Jakarta supaya tetap di rumah saja sebab kondisi di luar rumah sangat rawan penularan Jika tak ada kebutuhan mendesak warga diminta tak bepergian.

“Tapi sekali lagi seperti yang sudah sering kami sampaikan bahwa kita harus menghadang di hulu, jangan sampai ke hilir. Menghadang di hulu itu pilihannya adalah seluruh warga kami minta untuk berada di rumah,” imbuhnya.

[oz]

Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close