Bimata

Lurah yang Dicopot Gibran, Dibela oleh Warga Gajahan Solo

BIMATA.ID, Solo – Suparno adalah Lurah Gajahan yang dicopot oleh Gibran karena diduga terlibat dalam kasus pungli. Pencopotan tersebut mendapat penolakan dari warga kelurahan Gajahan melalui penggalangan tanda tangan di kain serta berbagai spanduk yang dipasang di depan Kantor Kelurahan Gajahan.

Spanduk yang bertuliskan ‘Lurah Hebat Kok Dipecat’, ‘Save Linmas’, ‘Lurah Hebat Kok Dipecat? Dimana hati nuranimu’, ‘We Trust Suparno’ dan ‘Jadi Warga Jangan Manja’ tersebut, ditulis menggunakan cat semprot berwarna hitam.

Spanduk dan kumpulan tanda tangan warga tersebut dibuat secara spontan pada hari Senin dini hari (3/5). Hal tersebut dikatakan oleh Ananda selaku warga yang kecewa.

“Tanda tangan ini sebagai bentuk dukungan untuk Pak Suparno,” katanya.

Menurutnya, banyak warga yang kecewa atas pencopotan Suparno. Dia menyebut tindakan yang dilakukan oleh para Linmas dan lurah itu bukan sebagai bentuk pungli.

Ananda menambahkan, penandatanganan tersebut dilakukan secara sukarela oleh warga dari RW 01 hingga RW 07. Mereka meminta kepada Wali Kota Solo yaitu Gibran Rakabuming untuk tidak melakukan pemecatan kepada Suparno.

“Semoga wali kota ikut memikirkan solusi yang terbaik, memberikan THR lebaran untuk para Linmas,” lanjutnya.

 

YA

Exit mobile version