PolitikBisnisEkbisEkonomi

Pengusaha Muda Gerindra, Aryo Berbagi Tips Sukses Jadi Pengusaha

BIMATA.ID, Jakarta — Ketua umum Tunas Indonesia Raya (Tidar) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra yang juga menjalani keseharian sebagai pengusaha muda, Aryo Djojohadikusumo membagikan tips sukses berwirausaha di tengah pandemi Covid-19. 

Kiat tersebut diutarakan oleh keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tersebut di acara temu virtual bertajuk RADAR (Ragam Aktualisasi Tidar) baru-baru ini dengan tujuan membangkitkan semangat entrepreneurship.

“Masa ini masa yang unik. Kita baru saja melalui satu tahun terakhir adalah masa tantangan ekonomi Indonesia yang paling berat,” ujar Ketua Umum Tunas Indonesia Raya (Tidar) tersebut.

Menurut dia dampak pandemi telah membuat banyak pekerja dirumahkan karena perusahaan tidak lagi beroperasi. Selain itu, lapangan pekerjaan pun susah didapatkan. Sebab itu, solusinya ialah membangkitkan semangat berwirausaha. 

“Tantangan utama untuk mendapat nafkah adalah menjadi wirausaha, menjadi businessman, entrepreneur, bikin lapangan pekerjaan sendiri,” kata Aryo.

Untuk menjadi pengusaha yang sukses, kata dia, tentu memerlukan keuletan dan berani mengambil keputusan. Di samping itu juga tidak mudah putus asa atas kegagalan usaha. Ia pun membagikan tips sukses berwirausaha. 

“Kalau dari pengalaman saya, untuk menjadi pengusaha tidak perlu sekolah, yang perlu adalah modal nekat dan juga sedikit keras kepala. Kalau percaya kepada bisnis yang kalian jalani maka jalan dan terus belajar,” kata dia.

Kemudian, kata dia, bagi pengusaha muda tidak boleh puas diri atau patah semangat ketika usahanya gagal. Menurut dia, kalau usahanya gagal, maka harus belajar dari kegagalan. “Sering kali kita lupa satu hal kalau nggak sukses gimana? kalau nggak sukses jangan lupa belajar dari kegagalan. Orang itu sering lupa belajar dari pengalaman,” ungkapnya.

Sementara itu, Kader Muda Tidar sekaligus pengusaha kuliner yang juga public figure Sarah Keihl juga membagikan tips berwirausaha. Ia mengatakan bahwa menjadi pengusaha adalah berani mengambil keputusan dalam segala macam situasi.

“Bisnis itu melangkah pada suatu risiko besar. Jadi menurut aku orang yang berbisnis harus berani mengambil keputusan. Kalau nggak berani ambil resiko bagaimana mau membangun usaha,” kata dia.

Rilis

Facebook Comments
Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close