Berita

9.947 Penerima Bansos di Pati Tak Terima Haknya karena Data Tak Valid

BIMATA.ID, Pati — Sebanyak 9.947 penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah. tidak menerima bantuan Ini dikarenakan banyak data tidak valid. Sehingga, transfer dana dari pusat tidak bisa terlaksana. Akhirnya, ATM penerima kosong.

BST ini jenjang Maret-April Penerima Bansos di Kabupaten Pati berjumlah 39.760. Sedangkan yang masih menerima sejumlah 29.833.

“Kosong, karena invalid. Artinya ada NIK yang tidak valid. Ada yang sudah meninggal. Ada yang sudah pindah. Itu yang mengeksekusi langsung adalah dari Kemensos,” kata Kabid Pemberdayaan Sosial dan Fakir Miskin Tri Haryumi, Kamis (29/04/2021).

Batas penerimaan Bansos ini sampai April. Kata, dia dilakukan perbaikan data akan sia-sia. ”Kami tidak bisa apa-apa. Ini otomatis sebanyak 9.000-an itu hilang. Tidak mendapat bantuan,” ungkapnya.

Dia menuturkan, penerima BST tetap bisa menerima bantuan sosial dari pemerintah. Yakni, jika berkenan beralih ke Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Penerima BST ini, menurutnya, mereka yang telah pantas menerima Program Keluarga Harapan (PKH) atau BPNT. Namun, waktu itu mereka dimasukkan pada program BST.

“Mereka yang belum terdaftar di BPMNT sama PKH itu menghandle nya ke BST. Kemungkinan, mereka bisa masuk ke BPNT ketika ada pembaruan lagi di desa,” ujarnya.

Selain itu, berhentinya penyaluran BST ini, kata dia, tidak ada anggaran lagi di Kemensos. Soal dana, anggaran dari pusat banyak yang difokuskan untuk vaksinasi. Sehingga anggaran bantuan sosial kepada masyarakat dikurangi.

“Kalau tidak ada anggarannya mau gimana. Di pusat kalau tidak ada anggarannya kan langsung berhenti. Karena untuk alokasi anggaran ganti untuk vaksin,” pungkasnya.

[oz]
Facebook Comments

Tulisan terkait

Bimata
Close