BeritaHeadlineHukumPolitik

Pimpinan DPR Minta Polri Segera Tangkap Pelaku Penebar Teror

BIMATA.ID, Jakarta – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Azis Syamsuddin, meminta Polri tidak menganggap remeh teror lewat pesan berantai pasca menangkap 22 terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) di Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Legislator daerah pemilihan (Dapil) Provinsi Lampung II ini mengatakan, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tidak boleh bersikap santai dalam menyikapi ancaman dari penyebar teror tersebut.

“Polri harus dapat segera menangkap pelaku penebar teror tersebut,” kata Azis, Jumat (19/03/2021).

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya (Golkar) ini mengingatkan, jangan sampai kelompok itu terlebih dulu melakukan aksi.

“Polri harus sigap, jangan sampai kecolongan,” imbuh Azis.

Pria kelahiran Jakarta, 31 Juli 1970 ini meminta, Korps Bhayangkara untuk dapat mengantisipasi pergeseran pergerakan mereka usai melakukan teror. Azis menyebut, salah satunya adalah dengan memperketat pintu lalu lintas keluar masuk baik orang dan barang di setiap akses.

“Ke depankan deteksi dini,” pungkas Azis.

Ketua Umum Korps Alumni Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ini meminta, agar Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Markas Besar (Mabes) Polri memutus sel-sel baru terorisme.

“Ancaman ini bukti bahwa mereka telah mempersiapkan ‘pengantin’,” tandas Azis.

Sebelumnya diberitakan, polisi mendapatkan ancaman teror melalui aplikasi percakapan usai menangkap 22 terduga terorisme di Provinsi Jatim.

“Terornya via WhatsApp,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Jatim, Kombes Gatot Handoko, di Surabaya, Kamis (18/03/2021).

[MBN]

Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close