Bimata

Upaya Pemerintah Bangkitkan Sektor Perumahan

BIMATA.ID, JAKARTA– Demi mendukung pemulihan sektor properti khususnya perumahan, pemerintah menggagas beberapa cara. Salah satu yang dilakukan yaitu menerima masukan dari berbagai pihak, terutama konsumen dari perumahan itu sendiri. Diharapkan akan terwudunya hunian yang aman, nyaman, dan berkualitas.

“Terutama masukan dari masyarakat berpenghasilan rendah, baik sektor formal maupun informal,” kata Wakil Presiden Indonesia, Ma’ruf Amin, dalam acara diskusi Mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional melalui sektor Perumahan. Ia menyadari sektor perumahan perlu banyak pembenahan, terlebih tekanan akibat pandemi Covid-19.

Menurut Wapres, tidak akan ada keberhasilan yang cukup atau optimal ketika hanya ditangani seorang diri. Dalam hal ini pembangunan rumah untuk masyarakat, yang harus dilakukan dengan sistem kolaborasi demi terwujudnya optimisme dan pertumbuhan berkelanjutan.

Konsep collaborative working dinilai menjadi sesuatu yang efektif dilakukan. Harapannya, terhindar dari adanya kepentingan salah satu stakeholder, agar subsidi dan insentif yang diberikan pemerintah untuk sektor perumahan bermanfaat, berguna, dan akan berjalan baik.

Kolaborasi tersebut dijalankan di antaranya oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengembang, bank penyalur kredit pemilikan rumah, dan stakeholder lainnya. Menurutnya, di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, dalam sektor perumahan diperlukan sistem padat karya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Tujuannya agar turut berpartisipasi dalam pembangunan sehingga hal tersebut dapat menjadi pekerjaan sekaligus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Dalam pembangunannya, Ma’ruf menambahkan agar bahan baku dan material yang digunakan merupakan produksi dalam negeri bahkan produk lokal.

 

(Bagus)

Exit mobile version