Bimata

Satria Rescue Team Gerindra Jawa Tengah Kirim Relawan Ke Merapi

BIMATA.ID, Jawa Tengah — Satria Rescue Team (SRT) Partai gerakan Indonesia Raya (Gerindra) jawa Tengah (Jateng) mengirim relawan siaga bencana untuk membantu para pengungsi erupsi Gunung Merapi di Magelang dan wilayah sekitar, Jumat (29/1/2021).

Sebanyak 10 relawan yang telah dibekali kemampuan penanganan kebencanaan, dikirim oleh relawan sayap Partai Gerindra ini.

Ketua Dewan Pimpinan daerah (DPD) Satria Gerindra Jateng, Heri Pudyatmoko mengatakan, pengiriman 10 relawan ini sebagai upaya siaga bencana erupsi Merapi.

“Satria Rescue Team (SRT) menugaskan relawan siaga bencana untuk memantau perkembangan erupsi Gunung Merapi serta membantu pengungsi di sana, di bawah komando DPD Satria Jateng. Pemberangkatan relawan ini dilaksanakan bertahap. Tahap awal 10 anggota, jika dibutuhkan lagi akan kami kirim relawan tahap kedua,” katanya saat memberangkatkan relawan dari kantor DPD Gerindra Jateng di Semarang.

Relawan ini, nantinya akan bertugas koordinasi dengan BPBD Jateng dan organisasi relawan di sana, untuk memantau perkembangan erupsi Merapi.

“Jika perkembangan tambah buruk, akan ditambah. Kami minta relawan menjaga komunikasi, dan berkoordinasi jika ada kondisi darurat,” katanya.

Sementara Abdul Wachid, Ketua DPD Partai Gerindra Jateng berpesan, agar para relawan membawa nama baik organisasi maupun partai, saat bertugas membantu warga di lereng Merapi.

“Pesan saya, jaga nama baik Partai Gerindra, Satria, dan SRT. Kami minta relawan melihat secara langsung kondisi di sana. Dan memberi informasi perkembangan yang terjadi. Kalau perlu ditambah tim, kami siap memberangkatkan relawan tambahan,” katanya.

Dia juga meminta para relawan memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Namun relawan terus diimbau untuk memperhatikan dan mematuhi protokol kesehatan. Apalagi saat ini angka penularan Covid-19 masih sangat tinggi.

“Lihat situasi dan kondisi di sana. Jika membahayakan ambil sikap mengamankan diri sendiri dan masyarakat sekitar. Jangan paksakan diri melawan alam dan situasi kondisi yang kurang baik. Dengan kondisi pandemi Covid-19 ini, ingat selalu protokol kesehatan. Beri penjelasan juga ke masyarakat. Jangan sampai jadi cluster baru dari sana,” tandasnya.

RILS/USMAN

Exit mobile version