Regional

PVMBG : Masyarakat Waspada Erupsi Gunung Semeru

BIMATA.ID, Lumajang — Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM Hendra Gunawan,menyatakan waspada terhadap potensi ancaman bahaya erupsi Gunung Semeru berupa lontaran batuan pijar di sekitar puncak.

“Masyarakat juga diminta waspadai awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru. Radius dan jarak rekomendasi itu akan dievaluasi terus untuk antisipasi jika terjadi gejala perubahan ancaman bahaya,” kata Hendra di Lumajang, Senin (18/01/2021).

Sedangkan material lontaran berukuran abu dapat tersebar lebih jauh tergantung arah dan kecepatan angin Selain itu potensi ancaman bahaya lainnya berupa awan panas guguran dan guguran batuan dari kubah/ujung lidah lava ke sektor tenggara dan selatan dari puncak.

“Jika terjadi hujan dapat terjadi lahar dingin (lahar hujan-red) di sepanjang aliran sungai yang berhulu di daerah puncak Gunung Semeru, sehingga harus diwaspadai,” bebernya.

Menurutnya, arah luncuran awan panas dan guguran mencapai jarak luncur maksimum empat kilometer ke sektor tenggara dan selatan dari puncak.

Bahkan, bisa juga terjadi lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di daerah puncak Sementara itu, batas aman untuk masyarakat yang berada di lereng Gunung Semeru, yakni dalam status level II (Waspada).

Dalam hal ini, masyarakat diminta untuk tidak beraktivitas dalam radius satu kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru dan jarak empat kilometer arah bukaan kawah di sektor selatan-tenggara.

[oz]
Facebook Comments

Tulisan terkait

Bimata
Close