Bimata

Srikandi Gerindra Ajak Ormas Jadi Garda Terdepan Dalam Menjaga Pancasila

BIMATA.ID, Jakarta – Srikandi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Himmatul Aliyah, mengajak organisasi kemasyarakatan (Ormas) untuk bersama-sama menjadi garda terdepan dalam menjaga Pancasila.

Hal tersebut disampaikan saat menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang dihadiri oleh Pengurus Front Betawi Rembug (FBR), Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi), dan Pemuda Pancasila (PP) Kota Jakarta Selatan, di Kompleks DPR RI, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (19/12/2020).

Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) ini menyampaikan, Pancasila merupakan jati diri bangsa dan dirumuskan oleh para pendiri bangsa. Sehingga, menjaga nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi kewajiban bagi masyarakat Indonesia.

Pasalnya, dalam era globalisasi seperti ini, Pancasila sedang menghadapi tantangan eksternal dan internal yang sangat masif. Misal, sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa. Dalam sila ini terdapat oknum yang ingin memisahkan agama dari negara, seperti paham sekularisme dan komunisme.

“Paham-paham ini masuk ke negara kita tanpa kita sadari melalui informasi yang saat ini mudah didapat, misalnya melalui media sosial. Jangan sampai kita ikut serta menyebarkan paham-paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila ini,” ucap Himmatul.

Himmatul Aliyah Saat Foto Bersama Dengan Pengurus FBR, Forkabi, dan PP Kota Jakarta Selatan (Dok. Bimata.Id)

Legislator daerah pemilihan (Dapil) Provinsi DKI Jakarta II ini juga mengingatkan, agar setiap Ormas saling bersinergi dalam menjaga nilai-nilai Pancasila. Jangan sampai ada Ormas yang merasa lebih baik dari Ormas lain, sehingga dapat menimbulkan perpecahan.

“Untuk itu, jalankan program kegiatan yang bermanfaat dan implementasikan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat. Beritakan kegiatan positif di media sosial yang kita miliki, termasuk memberitakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar ini. Tunjukkan kalau anggota Ormas di Jakarta adalah Pancasilais sejati,” ungkap Himmatul.

[MBN]

Exit mobile version