Bimata

Ratusan Anggota Bawaslu Surakarta Jalani ‘Rapid Test’ Gelombang II

BIMATA.ID, Surakarta – Sebanyak 123 Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Surakarta menjalani pemeriksaan uji cepat (rapid test) untuk mendeteksi dini paparan Covid-19 di RSUD Ngipang, Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (21/10/2020).

Rapid test tersebut merupakan yang kedua kali dilakukan untuk Anggota Bawaslu Kota Surakarta.

Ketua Bawaslu Kota Surakarta, Budi Wahyono menguraikan, 123 Anggota Bawaslu yang menjalani pemeriksaan rapid test terdiri atas 54 Pengawas Kelurahan (Panwaskel), 50 Pengawas Kecamatan (Panwascam), dan 19 Bawaslu Kota.

Budi mengatakan, rapid test merupakan ijtihad Bawaslu Kota Surakarta dalam mewujudkan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Surakarta tahun ini menjadi pemilihan yang sehat. Sebab, Pilwalkot akan digelar di tengah kondisi pandemi Covid-19.

“Saya kira dipastikan dulu penyelenggara, Bawaslu ini secara fisik sehat. Ini bagian dari upaya kami bahwa penyelenggara bukan menjadi penular (Covid-19),” katanya, Rabu (21/10/2020).

Oleh sebab itu, Budi menilai, rapid test penting dilakukan untuk penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), termasuk Bawaslu. Jika nantinya ada hasil reaktif, maka Anggota tersebut akan menjalani uji swab.

“Kalau ada yang positif, kami istirahatkan dulu di rumah. Sampai menunggu hasil swab, sambil menunggu pengawasannya,” imbuhnya.

Budi menyampaikan, pemeriksaan rapid test untuk Anggota bawaslu dilaksanakan secara berkala sampai pelaksanaan Pilkada pada 9 Desember 2020.

“Bahkan menjelang pemungutan suara, pengawas TPS sebanyak 1.231 juga melakukan rapid test. Sehingga, mereka benar-benar sehat,” ujarnya.

[MBN]

Exit mobile version