PertanianBeritaEkonomiNasionalOpiniRegional

SYL: Indramayu Menjadi Percontohan Sektor Pertanian Terbaik Se-Indonesia

BIMATA.ID, JAKARTA- Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Indramayu. Dalam kunjungannya Mentan melakukan panen padi di Desa Karang Tumaritis, Kecamatan Hautgeulis, sekaligus menjamin ketersediaan pupuk untuk petani di Kabupaten Indramayu. Mentan SYL juga menyalurkan bantuan senilai Rp19,2 miliar.

Sekitar 10.210.77 hektare lahan pertanian di Indramayu telah terlindungi jasa Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Dan 191 ekor ternak sapi-kerbau terdaftar di Asuransi Usaha Tani Sapi Kerbau.

“Indramayu adalah pertanian percontohan yang ada dan terbaik di seluruh Indonesia. Kehadiran saya ini sesuai dengan perintah Bapak Presiden Jokowi, agar selalu turun ke petani dan menyelesaikan cepat masalah. Produksi pangan harus tetap terjaga walau dihadapkan pada tantangan apapun,” ucap Mentan SYL.

Untuk membangun pertanian yang maju, mandiri dan modern, Kementerian Pertanian (Kementan) membentuk korporasi pertanian yang ditunjang oleh fasilitas permodalan atau dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari perbankan dan off-taker yang menjamin harga panen yang menguntungkan petani.

“Jaga yang ada disini. Menghadapi situasi ekonomi dunia yang melemah mudah-mudahan Indonesia tetap bangkit makin membaik karena ada pertanian yang menopangnya dan Indramayu termasuk yang cukup bagus ini. Kepada para perbankan saya harap support KUR untuk petani. Jangan ragu,” cetusnya.

Sementara Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Sarwo Edhy mengatakan dalam kunjungan ini dilakukan juga penyaluran klaim asuransi ke petani.

“Ada dua program asuransi yang bisa diikuti petani dan untuk menjamin usaha taninya agar tidak menemui kendala. Pertama adalah Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan kedua Asuransi Usaha Tani Sapi dan Kerbau (AUTSK),” tuturnya.

Plt.Bupati Indramayu Taufik Hidayat, mengatakan lahan sawah di Indramayu seluas 117.686 hektar. Lahan pertanian padi merupakan komoditi unggulan di Kabupaten Indramayu dan juga merupakan komoditas unggulan nasional tingkat produksi padi Kabupaten Indramayu rata-rata dalam 5 tahun terakhir yaitu 1,5 juta ton gabah kering.

“Alhamdulillah Kabupaten Indramayu mendapat peringkat pertama nasional sebagai produsen beras tahun 2019. Ini berkat dukungan dari Kementerian Pertanian yang selalu bantu petani,” cetusnya.

Facebook Comments
Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close