Nasional

Jokowi Meminta Menteri ATR Segera Tuntaskan Pembebasan Lahan Food Estate

BIMATA.ID, Jakarta, Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta pembangunan Food Estate diprioritaskan di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau di Kalimantan Tengah dan Kabupaten Humbang Hasundutan di Sumatera Utara.

Joko Widodo (Jokowi) minta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil untuk menuntaskan masalah kepemilikan tanah di area Food Estate (Lumbung Pangan Nasional).

“Tetapi saya yakin dan saya minta Menteri ATR/BPN bisa segera menuntaskan ini. Karena ini menyangkut sebuah area yang sangat luas,” kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas tentang Lanjutan Pembahasan Food Estate melalui video conference dari Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Diungkapkan Jokowi, meski sudah terlihat progres pembangunan Food Estate di lapangan, namun masih terdapat beberapa masalah yang menghambat pembangunan lumbung pangan tersebut. Salah satu masalah yang perlu diselesaikan yang terkait dengan kepemilikan lahan.

“Sudah ada sejumlah progres di lapangan, meskipun masih terdapat beberapa masalah yang perlu segera diselesaikan yaitu yang terkait dengan kepemilikan lahan di area Food Estate, kemudian ini menimbulkan sedikit masalah,” ujar Jokowi.

Di tahun 2020 ini target pengolahan lahan di Kabupaten Pulang Pisau seluas 10.000 ha. Selain seluas 1.921 ha di bulan September, rencana tanam juga akan dilakukan pada Oktober dengan target 4.621 ha, dan November 3.458 ha. Untuk target tanam di Kabupaten Kapuas akan dilakukan pada Oktober 2020 dengan target 9.541 ha, dan November 10.459 ha.

Pemerintah juga sudah merencanakan akan memulai pembangunan Food Estate di tiga provinsi lainnya, yakni Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sumatera Selatan.

ozie

Facebook Comments

Tulisan terkait

Bimata
Close