Bimata

DWS Berikan Modal Rekaman Untuk Sang Pelantun ‘Kependem Tresno’

BIMATA.ID, Sleman – Situasi pandemi Covid-19 telah memberikan dampak terhadap seluruh sendi ekonomi, salah satunya adalah sektor hiburan. Sektor ini merupakan kebutuhan tersier yang mendapatkan pukulan paling telak, sehingga pekerja panggung dapat dikatakan mati suri selama beberapa bulan terakhir.

Hal itu diakui oleh pedangdut sekaligus penulis lagu berbahasa Jawa, Agung Pradanta. Pelantun lagu ‘Kependem Tresno’ ini mengaku, harus beralih profesi berjualan kue-kue basah agar dapat bertahan hidup.

“Lima tahun saya di jalur dangdut, kondisi akhir-akhir ini paling berat, tidak ada tawaran nyanyi sama sekali. Ya, untuk bertahan hidup, saya jualan kue di pasarkan secara online begitu,” ucapnya.

Agung mulai mengubah kebiasaan dari menyanyi di panggung ke dapur untuk memenuhi pesanan. Namun, kue-kue tradisional tersebut yang menjadi jalan untuk kembali berkarya di dunia musik dangdut.

Pada akhir bulan Juli, Agung menceritakan, ada pesanan kue datang dan harus diantar ke pemesan. Dengan terkejut, pemesan kue ini datang dari seorang rekan bakal calon Bupati Kabupaten Sleman, Danang Wicaksana Sulistya (DWS).

“Awalnya saya tidak tahu kalau pesanan itu dari teman Mas DWS. Hanya harus diantar ke sebuah alamat, yang ternyata kue-kue tradisional itu mau dipakai suguhan karena kedatangan Mas DWS itu,” urainya.

Ketika mengantar kue pesanan itu, Agung pun terkaget, Balon Bupati Kabupaten Sleman dari Partai Gerakan Indonesia Raya ini ternyata mengenali dirinya.

“Saya ditanya, lho njenengan ini yang nyanyi Kependem Tresno bukan?,” ujarnya, dengan menirukan ucapan DWS.

Dari situ Agung bercerita tentang kondisi yang sedang dialami selama pandemi Covid-19. Agung mengaku, terpaksa berhenti sementara untuk berkarya karena tidak ada tawaran manggung dan menunggu kondisi dunia hiburan kembali normal. Agung juga sedang tidak memiliki modal untuk melakukan rekaman materi lagu di studio.

“Mas DWS malah nawari saya untuk bantu biaya rekaman. Saya ada lagu berjudul ‘Dalan Sleman’, yakni ungkapan bangga pada kampung halaman saya. Ya sudah direkam dan bahkan Mas DWS mau tampil di video klip,” imbuhnya.

[MBN]

Exit mobile version