Bimata

Sinergisitas BTN dan REI Jatim Dorong Pemulihan Sektor Properti

BIMATA.ID, JAKARTA- Sinergisitas antara PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Kantor Wilayah (Kanwil) 3 dan DPD Realestate Indonesia (REI) Jatim, diwujudkan dengan memetakan nasabah atau konsumen kredit pemilikan rumah (KPR) terdampak Covid-19 untuk dilakukan restrukturisasi dan mengupayakan realisasi KPR bagi 8.000 nasabah potensial.

Kepala Kanwil 3 BTN, Nuryanti mengatakan, selama pandemi Covid-19 nasabah KPR BTN di Jatim secara umum terbilang sangat bagus dengan NPL (Non Performing Loan) di kisaran 1,9 persen.

“Meski demikian, BTN bekerja sama dengan developer di Jatim anggota REI Jatim telah mengidentifikasi dan mengelompokan beberapa debitur KPR BTN di Jatim yang terdampak Covid-19 mulai terdampak berat, tengah dan ringan,” jelas Nuryanti.

Nuryanti menjelaskan, selain identifikasi keadaan nasabah untuk keperluan restrukturisasi BTN juga selalu berkomunikasi dengan developer tentang potensi calon konsumen terutama yang terdampak ringan untuk direalisasikan. Seperti halnya developer, BTN juga akan mengutamakan dulu yang terdampak ringan untuk diproses realisasi pencairan KPR.

“Kita sudah data seluruh developer di Jatim dan data yang kita kumpulkan untuk (rumah) subsidi potensinya sampai saat ini ada 8.000 yang bisa direalsasikan sampai akir tahun. Itu prediksi awal dan saya yakin setiap bulan akan terus bertambah karena kita sendiri kuotanya 17.000 nasabah KPR untuk tahun ini di Jatim,” ujarnya.

Nuryanti menambahkan, pihaknya optimistis dengan potensi pertumbuhan di sektor properti. Pasalnya, properti diyakini sebagai salah satu sektor yang paling tidak terdampak Covid-19.

“Kalau pun tidak ada sektor yang tidak terdampak, ini sektor yang paling tidak terdampak. Kami di BTN berkeyakinan, selama masih ada cinta orang butuh rumah. Mau pandemi, mau apa, orang butuh rumah,” tandas Nuryanti.

Exit mobile version