Bimata

Pengamat Sarankan Gerakan KAMI Dijadikan Partai Politik

BIMATA.ID, Jakarta – Direktur Eksekutif Nurjaman Center Indonesia Demokrasi (NCID), Jajat Nurjaman menilai, agar gerakan politik semakin jelas dan terarah, maka sebaiknya gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang di gagas oleh Jenderal Purn Gatot Nurmantyo dan para tokoh lainnya berubah menjadi partai politik (Parpol).

Pasalnya, jika memang benar ada sebuah solusi untuk menyelamatkan Indonesia dalam menghadapi krisis akibat pandemi Covid-19 seperti sekarang, tentu akan lebih baik gerakan KAMI ini bersinergi dengan Pemerintah.

“Menjadi oposisi merupakan hak konstitusional setiap warga negara, namun gerakan oposisi tanpa afiliasi politik yang jelas tidak akan memberikan dampak yang signifikan, selain hanya sebatas perbedaan pandangan semata, untuk itu diperlukan kekuatan politik agar lebih terarah,” ujarnya.

Jajat juga menilai, arah gerakan KAMI mengarah kepada gerakan perebutan kekuasaan, tapi tentunya secara konstitusional, apalagi diketahui Gatot adalah salah satu tokoh yang masuk kandidat calon Presiden (Capres) di tahun 2019 yang lalu.

Hal tersebut tentu sangat wajar, karena secara politik kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) yang akan datang tanpa ada calon inkamben menjadi lebih terbuka. Namun, idealnya dalam kondisi seperti ini adalah gerakan untuk menyatukan kekuatan, bukan mengotak-ngotakan hanya karena ego politik.

“Perhelatan Pilpres 2024 masih sangat jauh, sedangkan keluar dari situasi pandemi Covid-19 adalah satu keharusan yang tidak terelakan. Jika kegiatan pengkotak-kotakan ini terus berlanjut, patut diduga hanya merupakan gerakan sekelompok orang yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan politiknya semata,” tutur Jajat.

[MBN]

Exit mobile version