Nasional

Heri Gunawan Minta Pemerintah Beri Perhatian Khusus Ke Pertanian

BIMATA.ID, JAKARTA —  Wakil Ketua Umum DPN Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Heri Gunawan, mendorong pemerintah memberikan perhatian lebih pada sektor pertanian sebagai penggerak ekonomi nasional.

Menurut Hergun -sapaan Heri Gunawan, data Badan Pusat Statistik (BPS) jelas menunjukkan bahwa sektor pertanian merupakan satu-satunya dari lima penyangga utama PDB (produk domestik bruto) yang tumbuh positif, di saat pertumbuhan ekonomi minus 5,32 persen pada kuartal II 2020.

Mengacu data BPS yang dirilis beberapa hari lalu, kontribusi sektor pertanian terhadap PDB di kuartal II 2020 tumbuh 16,24 persen dibanding kuartal I 2020. Sedangkan empat sektor utama lain yaitu industri, perdagangan, konstruksi dan pertambangan, rontok.

“Boleh dikatakan sektor pertanian justru menjadi penolong sehingga harus mendapat perhatian lebih serius dari pemerintah. Pertanian menjadi kunci,” ucap Hergun dalam wawancara melalui Whatsapp, Jumat (7/8/2020).

Anggota Komisi XI DPR ini juga mengingatkan pemeritah akan bayang-bayang resesi karena minusnya pertumbuhan ekonomi Indonesia diyakini masih akan berlanjut pada kuartal III 2020.

“Bila ekonomi pada kuartal tiga kembali mencatatkan pertumbuhan negatif. Kondisi ini semakin menyulitkan Indonesia terlepas dari jerat resesi. Suatu negara disebut mengalami resesi jika pertumbuhan ekonomi negatif dalam dua kuartal berturut-turut,” lanjut politikus Gerindra ini.

Oleh karena itu, pemerintah harus bekerja keras menggerakkan kembali perekonomian nasional yang lesu akibat terdampak oleh pandemi Covid-19. Termasuk menjadikan sektor pertanian sebagai sasaran dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Selain untuk meningkatkan konstribusi sektor pertanian terhadap PDB, memberikan stimulus yang ideal untuk sektor ini juga diyakini mampu menahan peningkatan angka pengangguran yang diprediksi pemerintah naik jadi 2,92 juta orang dalam skenario berat dan naik 5,23 juta orang dalam skenario sangat berat.

Begitu juga menahan naiknya angka kemiskinan yang diproyeksikan bertambah 1,89 juta orang pada skenario berat dan bertambah 4,86 juta orang pada skenario sangat berat di tahun ini.

“Pemerintah bisa mendorong penciptaan lapangan kerja di sektor pertanian. Hal ini tentunya juga akan membantu menjaga ketahanan pangan nasional,” tandas Hergun.

Usman

Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close