Bimata

Tito Ingin Pemilih Di Pilkada Serentak Capai 82%

BIMATA.ID, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian, mendorong agar masyarakat menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020.

Tito menyatakan, jika angka partisipasi tinggi, maka legitimasi pemimpin daerah semakin kuat. Lalu, Tito ingin agar angka partisipasi bisa menyamai Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

“Target pemilih, saya sampaikan kalau bisa, kita bisa mencapai seperti Pilpres 82%. Ya alhamdulillah, makin tinggi partisipasi pemilih menunjukkan bahwa legitimasi yang terpilih nanti akan sangat kuat sekali untuk menjadi seorang Kepala Daerah. Kita mengharapkan partisipasi pemilih setinggi-tingginya,” ujarnya, dilansir dari nasional[dot]sindonews[dot]com, Rabu (8/7/2020).

Tito meminta, semua pihak bekerja keras untuk pelaksanaan pesta demokrasi di 270 daerah tersebut. Tito pun berharap, semua pihak dapat ikut serta dalam melakukan sosialisasi terkait Pilkada 2020.

“Untuk itu, ya kita semua harus bekerja, bukan hanya dari Pemerintah, terutama teman-teman media juga harus sama, mendorong masyarakat gunakan hak pilih,” imbuhnya.

Di samping untuk partisipasi pemilih, mantan Kapolri ini juga meminta, semua pihak mensosialisasikan pelaksanaan sesuai dengan protokol kesehatan. Dengan begitu, pelaksanaan Pilkada akan aman dari pandemi virus corona (Covid-19).

“Pelaksanaan seluruh tahapan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, seperti penggunaan masker dan hand sanitizer atau cuci tangan dengan sabun,” paparnya.

Tito juga kembali mendorong, agar penanganan Covid-19 dijadikan isu utama dalam Pilkada kali ini, terutama dalam menarik hati para pemilih.

“Kita jadikan isu utama Pilkada 2020, ini adalah peran Kepala Daerah dalam rangka menangani Covid-19 dan dampak sosial ekonominya. Kalau kita bisa ramai-ramai mengusung isu itu, maka nanti terjadi kontestasi yang sehat dalam menangani Covid-19,” tutupnya.

[MBN]

Exit mobile version