Bimata

Hadapi Pandemi, Bangun Karakter Generasi Muda Kalimantan Tengah Dengan Prinsip Huma Betang

BIMATA.ID, JAKARTA- Ketua Komite I DPD RI Agustin Teras Narang dalam diskusi daring (webinar) BEM Universitas Kristen Palangka Raya (UNKRIP) dan Forum Pemuda Kalimantan Tengah (FORPEKA) beberapa waktu lalu mengatakan bahwa karakter generasi muda Kalimantan Tengah harus dibangun dengan prinsip Huma Betang, yang artinya adalah semangat gotong royong, toleransi, kejujuran serta menekankan pada hidup komunal.

“Zaman berubah, era digitalisasi datang, tantangan kesehatan karena pandemi dan ancaman pangan juga datang. Kita pun patut berubah dan bersikap dengan mendorong revolusi karakter Huma Betang,” katanya.

Menurut mantan Gubernur Kalimantan Tengah ini, karakter Huma Betang di masa pandemi harus dijalankan dengan cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas setiap individu di Kalimantan tengah.

“Karakter Huma Betang akan menjawab keadaan bangsa saat ini. Termasuk wacana pembangunan lumbung pangan (foof estate), ketimpangan ekonomi, pengelolaan ekologi, hingga kebutuhan akan pemimpin berkualitas di tiap daerah lewat Pilkada maupun pengelolaan dana desa,” katanya.

Bupati Kabupaten Seruyan Yulhaidir mengatakan, salah satu kebijakan yang dilakukan Pemkab untuk penguatan ekonomi di masa pandemi Covid-19 adalah dengan melarang ASN keluar daerah. Tujuannya agar perputaran ekonomi terus berjalan di pasar dan warung-warung di setiap daerah.

“Untuk ketahanan pangan, Pemkab Seruyan mendorong perusahaan perkebunan untuk menyiapkan lahan ketahanan pangan yang ditanami singkong, ubi jalar dan sayur-sayuran di sekitaran lahan perusahaan. Pemkab juga mendorong setiap Kepala Desa untuk menyiapkan dan menanam lahan yang kosong di sekitaran desa,” jelasnya.

Exit mobile version