Bimata

Andre Minta Dirut Garuda Indonesia Potong Biaya Sewa Pesawat

BIMATA.ID, Jakarta – Maskapai penerbangan kelas satu Garuda Indonesia sedang kewalahan untuk membayar biaya sewa pesawat. Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengungkapkan, bahwa sewa pesawat merupakan salah satu komponen terbesar struktur biaya.

Selama tiga bulan terakhir, Garuda Indonesia sudah melakukan negoisasi dengan pemilik pesawat. Biaya sewa pesawat yang harus dibayar Garuda Indonesia per bulan sekitar US$ 70 juta atau sekitar Rp 980 miliar (asumsi kurs Rp 14.000).

Terkait masalah yang dialami oleh Garuda Indonesia, Anggota Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade pun turut prihatin.

“Garuda menanggung beban berat, karena harus membayar biaya sewa sampai Rp 1 triliun per bulan,” ujarnya, melalui laman Twitter @andre_rosiade, Kamis (16/7/2020).

Politisi Partai Gerindra ini menilai, harga sewa tersebut tidak masuk akal dan meminta untuk segera dipangkas.

“Dalam rapat Komisi VI DPR RI. Saya meminta Dirut Garuda untuk melakukan pemotongan terhadap biaya sewa pesawat yang tidak masuk akal alias kemahalan,” tandas Andre.

[MBN]

Exit mobile version