OpiniBeritaNasionalPolitik

Ali Zamroni Menduga Nadiem Punya Kepentingan Pribadi Mengenai Dana POP

BIMATA.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim hingga saat ini masih menuai beragam komentar panas terkait Program Organisasi Penggerak (POP) yang digagasnya.

Anggota komisi X DPR RI Fraksi Partai Gerindra Ali Zamroni yang menyebut program tersebut membuat gaduh dunia pendidikan nasional.

Hal itu dikeranakan mundurnya Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (Nu) dan PGRI sebagai peserta POP. Ketiga organisasi itu menilai proses rekrutmen tak jelas dan tak transparan.

“Program POP tersebut sudah masuk ranah konflik kepentingan.”Kata Ali.

Alasannya adalah dikarenakan masuknya dua yayasan swasta, yaitu Sampoerna Foundution dan Tanoto Foundution yang mendapatkan dana sebesar Rp20 miliar.

Apalagi ada info Dirjen GTK Kemendikbud yang menandatangani SK POP merupakan mantan Dekan di Universitas Sampoerna.

Salah satu anak buah Prabowo Subianto ini pun meminta Nadiem dan para pejabat di lingkungan Kemdikbud untuk dievaluasi.

Facebook Comments
Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close