BeritaRegional

Dibuka Dari Tiga Jalur, Pendaftar Berebut 2.337 Kursi SMA SMK Negeri

BIMATA.ID, Mojokerto – Pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Kabupaten dan Kota Mojokerto resmi digulirkan, kemarin (15/6/2020).

Sebanyak 2.337 kursi diperebutkan dari tiga jalur pendaftaran yang dibuka di tahap pertama ini. Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan (Dispendik) Provinsi Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto Muhammad Suwanto, menjelaskan, pendaftaran PPDB tahun ini dibuka secara bertahap.

Untuk tahap awal kali ini, sekolah membuka pendaftaran di tiga jalur penerimaan. ”Tahap pertama hanya membuka 25 persen dari pagu awal di masing-masing sekolah,” terangnya, kemarin.

Kuota tersebut terbagi pada jalur afirmasi atau warga tidak mampu sebanyak 15 persen. Sedangkan sisanya dibuka pada jalur perpindahan orang tua dan prestasi lomba dengan jatah masing-masing 5 persen. Pendaftaran hanya dibuka selama dua hari terhitung sejak Senin (15/6) kemarin.

Tahapan tersebut sepenuhnya dilakukan dalam jaringan (daring) atau online. Mekanisme ini diterapkan untuk menghindari adanya perkumpulan di sekolah. ”Jadi calon siswa tidak perlu datang ke sekolah, karena pendaftaran dibuka selama 24 jam,” ulasnya.

Suwanto mengatakan, pada tahap pendaftaran awal ini, sebanyak 1.160 kursi dibuka di 10 SMK Negeri di wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto. Kuota paling banyak berasal dari jalur afirmasi, dengan 704 kursi, sedangkan jalur perpindahan tugas orang tua dan jalur prestasi lomba sama-sama membuka 228 kursi.

Sementara, cabang dispendik juga mencatat, 25 persen dari kuota SMA Negeri yang dibuka mencapai 1.177 kursi. Masing-masing dari 245 kursi dari 3 lembaga SMAN di Kota Mojokerto dan 932 kursi di 11 SMAN di Kabupaten Mojokerto. ”Pendaftaran akan ditutup besok (malam ini),” paparnya.

Mulai hari ini dan sampai dengan Kamis (18/6) akan dilakukan verifikasi dan validasi oleh masing-masing panitia. Sedangkan pengumuman akan dilakukan pada Jumat (19/6) yang secara online.

Bagi pendaftar yang dinyatakan diterima, maka diwajibkan untuk melakukan proses daftar ulang yang dijadwalkan 19-20 Juni. Jika tidak daftar ulang, siswa dinyatakan mengundurkan diri dan personal identification number (PIN) akan diblokir. ”Sehingga PIN tidak bisa digubakan untuk mendaftar di jalur berikutnya,” paparnya.

Tahapan PPDB berikutnya di jenjang SMAN akan kembali digulirkan pada 22-24 Juni untuk jalur zonasi dengan kuota 50 persen. Selain itu, juga akan disusul pendaftaran tahap ketiga di jalur prestasi akademik dengan pagu 25 persen pada 25-27 Juni, Dengan jadwal yang sama, SMKN juga membuka jalur reguler yang membuka kuota sebanyak 75 persen.

Sumber : Jawa Pos

Facebook Comments

Tulisan terkait

Bimata
Close