Bimata

Waduh, Gaji Legislator Gerindra Dipotong, Ada Apa?

BIMATA.ID, Jateng – Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Abdul Wachid, memberikan instruksi pemotongan gaji kepada seluruh Kader Partai Gerindra yang menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten/Kota dan Provinsi di Jateng.

Nantinya, pemotongan gaji itu akan digunakan untuk membantu penanggulangan wabah virus corona (Covid-19) di seluruh Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Jateng.

“April dan Mei kita lakukan sampai nanti perkembangannya bagaimana. Kalau sampai bulan Mei selesai ya selesai melakukan pemotongan,” kata Wachid, dikutip dari detik[dot]com, Jumat (3/4/2020).

Wachid menjelaskan, jumlah Anggota DPRD Kabupaten/Kota dan Provinsi Fraksi Partai Gerindra di Jateng sebanyak 182 orang dan setiap Anggota Dewan akan dipotong gaji sebesar 50%.

“Saya Ketua DPD punya kemampuan beri instruksi di Jateng sebanyak 169 Anggota DPRD Kabupaten/Kota dan 13 Anggota DPRD Provinsi Jateng. Dipotongnya 50 persen tapi kenyataannya lebih,” urai Wachid.

Saat ini, dana dari pemotongan gaji sudah terkumpul sebesar Rp 400 juta. Dana ini akan digunakan untuk pembelian alat pelindung diri (APD) berupa baju hazmat, hand sanitizer, masker, dan cairan disinfektan.

Kemudian, APD itu akan dibagikan ke seluruh rumah sakit yang ada di Provinsi Jateng.

“Didistribusikan untuk rumah sakit di Jateng yang jadi rujukan penaganan Corona,” ungkap Wachid.

Pejuang Politik Partai Gerindra ini juga mengimbau seluruh Kader Partai Gerindra yang ada di Kabupaten dan Kota Provinsi Jateng untuk tetap bergerak melakukan penyemprotan disinfektan dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya penyebaran Covid-19.

“Kami minta DPC-DPC lakukan penyemprotan disinfektan di tempat umum atau tempat ibadah,” tutup Wachid.

Penulis: MBN

Exit mobile version