Regional

Direktur API Minta Sekda Bima Minta Maaf Ke Tenaga Medis Sukarela

BIMATA.ID Nusa Tenggara Barat — Pernyataan Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bima HM. Taufik HAK yang ingin rumahkan tenaga medis Sukarela di  Rumah Sakit Umum (RSU) Sondosia mendapat reaksi keras dari Direktur Aliansi Pejuang Integritas (API) Nusa Tenggara Barat (NTB), Sudirman, SH.

Menurutnya, pernyataan Taufik tersebut merupakan penghinaan terhadap tenaga medis sukarela yang selama bekerja penuh dedikasi tanpa menuntut lebih dari Pemerintah Daerah. 

“Sementara beban kerja saudara-saudara kita tenaga medis sukarela itu sama dengan beban kerja PNS bahkan melebihi beban kerja PNS,” kata pria yang kerap disapa Topan Ini

“Sekarang ini, kita sedang menghadapi pandemi covid 19, justru kita harus berterima kasih kepada tenaga medis, mereka sekarang berada di garis terdepan menangani covid 19, kita harus hargai dedikasi mereka,”terangnya.

Dia mengingatkan kepada Sekda Bima agar tidak sembarangan mengeluarkan pernyataan, pejabat kata dia harusnya berupaya membuat suasana batin para tenaga medis sukarela berbesar hati, tetap mengabdi untuk daerah ini, meskipun dengan penuh keterbatasan.

“Coba bayangkan, sekiranya para tenaga medis sukarela atau semua tenaga sukarela di semua profesi yang selama ini mengabdi itu, tiba-tiba berhenti atau mogok secara serentak, akibat kebodohan Saudara Taufik, bisa-bisa pelayanan di Daerah ini bisa lumpuh”paparnya

Jadi, walaupun para tenaga medis sukarela itu menuntut Jaspel, itu merupakan sesuatu yang sangat wajar, dan disitu Pemerintah Daerah memikirkan jalan keluarnya, bukan mengeluarkan pernyataan penghinaan kepada mereka. 

“Saya minta Taufik harus minta maaf kepada para tenaga medis sukarela, terutama yang ada di RSU Sondosia. “Tutup Topan yang juga Direktur PD Wawo Kabupaten Bima ini.

Laporan : Rilis
Editor : Usman

Facebook Comments
Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close