OpiniNasionalPolitik

Ahok Keluarin Program Cashback, NCID: Pertamina Bukan Milik Pribadi Dan Golongan Tertentu!

BIMATA.ID, Jakarta – Direktur Eksekutif Nurjaman Center Indonesia Demokrasi (NCID) Jajat Nurjaman memberikan komentar terhadap program pemberian bantuan pengembalian tunai hingga 50 % kepada 10 ribu pengemudi ojek online (Ojol) yang dilakukan oleh Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Jajat menuturkan, Pertamina adalah Perusahaan milik negara yang masuk ke dalam naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Artinya, Perusahaan milik BUMN yang dikelola untuk seluruh bangsa Indonesia.

“Jangan seenaknya membuat program seperti itu. Nanti bisa menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat,” tutur Jajat, Rabu (15/4/2020).

Kemudian Jajat menambahkan, selain menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat, program tersebut juga telah mengabaikan cita-cita leluhur bangsa, yakni Keadilan Sosial.

“Kalau program itu hanya untuk Ojol, lantas dimana poin ke lima dari Pancasila tentang Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia? Makna sosial di sini jelas bukan untuk golongan tertentu. Apalagi di negara ini kan yang terkena dampak corona bukan cuma Ojol, tapi juga banyak pekerja lainnya. Jadi, kalau mau tetap program itu ada ya berlakukanlah untuk semua orang,” lanjut Jajat.

Sementara Jajat melihat, di satu sisi program diskon untuk membantu masyarakat adalah baik bahkan memang seharusnya negara berperan lebih dalam kondisi seperti saat ini. Namun, jika hanya untuk kelompok tertentu terlihat ada kepentingan politis seolah hanya rakyat kota yang memerlukan perhatian khusus.

“Pada era sebelumnya, Pemerintah ketika membahas tentang harga BBM dalihnya perlu memperhatikan harga pasar dunia. Namun di saat minyak dunia turun kenapa hanya diskon untuk kalangan tertentu. Saya kira rasanya kurang tepat jika negara terus berbicara untung rugi dengan rakyatnya, apalagi kita sama-sama tahu tujuan negara ini didirikan untuk mensejahterakan rakyat,” tutupnya.

[MBN]
Facebook Comments
Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close