
BIMATA.ID, Jakarta- Pemprov DKI Jakarta telah melakukan rapid test virus Corona atau Covid-19 terhadap 40.712 orang yang tersebar di lima kota administrasi dan satu kabupaten.
Ketua II Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DKI Jakarta Catur Laswanto menyatakan jumlah tersebut merupakan data hingga Selasa (14/4/2020). Untuk persentase positif bagi yang mengikuti rapid test yakni sebesar 3,4 persen.
“Dengan rincian 1.395 orang dinyatakan positif Covid-19 dan 39.317 orang dinyatakan negatif,” kata Catur dalam keterangan pers, Rabu (15/4/2020).
Sedangkan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 2.991 orang dengan rincian 2.407 sudah selesai dipantau dan 584 masih dipantau.
Kemudian, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 2.457 orang dengan rincian 1.298 sudah pulang dari perawatan dan 1.159 masih dirawat.
Sementara itu, Jumlah pasien positif virus Corona atau Covid-19 di Jakarta terus mengalami kenaikan. Saat ini jumlah tersebut mencapai 2.447 kasus dan data tersebut berdasarkan website corona.jakarta.go.id yang diakses Liputan6.com pukul 09.35 WIB.
Dalam website tersebut juga dituliskan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 164 orang, meninggal 246 orang, yang masih mendapatkan perawatan 1.424 orang dan isolasi mandiri ada 613 orang.
Selain itu, jumlah yang masih menunggu hasil sebanyak 876 kasus. Kemudian sebanyak 1.388 kasus yang telah diketahui titik penyebaran berdasarkan kelurahannya dan sisanya 1.059 belum diketahui.
1.388 kasus yang telah diketahui tersebut tersebar di lima kota administrasi di Jakarta. Mulai dari Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Utara.


![Bahkan, dikesempatan kedua ternyata calon dari PKS tetap ditolak hingga pada akhirnya calon Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta dari Partai Gerindra yang bisa diterima oleh mayoritas Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta. “Kegagalan membangun komunikasi politik ini seharusnya dijadikan evaluasi, meskipun kita tahu tidak ada sanksi khusus bagi Parpol yang menyatakan abstain dalam Pilkada. Namun, sekali lagi jika harus mengorbankan proses demokrasi hanya demi kepentingan ego politik partai, saya kira itu sangat naïf, kecuali PKS memang sudah bukan lagi partai politik,” tandasnya. [MBN] Polda Metro Jaya Tangkap Dua Kurir Ganja Jaringan Aceh-Jakarta](https://bimata.id/wp-content/uploads/2020/09/Kapolda-Metro-Jaya-Irjen-Pol-Nana-Sudjana-Dok.-AkuratMiftahul-Munir-390x220.jpg)

