Uncategorized

Pemda Maros Menerima TIM Advokasi Pendampingan Satu SKM Satu Desa

BIMATAnews.com, Maros — Kabupaten Maros merupakan salah satu kabupaten uji coba inisiasi daerah penanganan stunting, Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) melalui Pendampingan Tenaga Kesehatan Masyarakat di desa,  kerjasama Perhimpunan Sarjana Kesehatan Masyarakat (PERSAKMI) dengan Dinas Kesehatan Propinsi Sulawesi Selatan. 

Sebagai langka awal, maka di lakukanlah kegiatan Advokasi kepada pihak pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Maros pada hari senin tanggal 25 Nopember 2019 di Kantor Pemerintahan Daerah Kabupaten Maros.
Tim Advokasi Pendampingan 1 SKM 1 desa dalam rangka penanganan stunting, Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) yang di kordinir langsung oleh Dr. Adam Badwi, SKM. MM Yang didampingi oleh Bapak Dr. Andi Alim, SKM, M. Kes, Zainuddin, SKM, MM dan Adhyatma, SKM, M. Kes yang diterima langsung oleh Bapak Drs H. Andi Harmil Mattotorang, MM selaku Wakil Bupati Kabupaten Maros.
Kegiatan ini merupakan pertemuan advokasi, maka secara umum bapak Wakil Bupati menyambut baik dan akan dibicarakan dengan bapak bupati kabupaten Maros sebagai pengambilan kebijakan daerah. 

Dalam kesempatan ini pula diserahkan Policy Brief tentang Inovasi daerah penanganan stunting, AKI dan AKB kepada pihak Pemda Kabupaten Maros sebagai bahan kajian dalam merumuskan kebijakan tersebut.
“Besar harapan kami agar kedepan penanganan stunting, AKI dan AKB dapat menjadi kebijakan daerah dengan melibatkan sektor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Maros oleh karena fokus dan lokus masalah ini ada pada masyarakat Desa” pungkas Dr. Adam Badwi, SKM, MM selaku koordinator tim advokasi Kabupaten Maros. 

(Dedi M)
Facebook Comments

Tulisan terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bimata
Close