HukumPolitik

Dua Tahun Setengah kasus Novel Masih Gelap

BIMATANews.com, Jakarta — DUA setengah tahun kasus penyiraman air keras kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan hingga saat ini masih gelap. kepolisian seperti kehabisan akal untuk mengungkap pelaku teror terhadap penyidik utama KPK Novel Baswedan. Sudah 2,5 tahun berlalu namun kasus ini berjalan di tiga kali kepolisian membentuk TIM. tapi Polisi tak juga berhasil mengungkap pelaku teror, walau presiden Joko Widodo meminta agar kasus ini dituntaskan.

Dari Tim ke Tim

11 April
Novel baswedan disiram air keras seusai salat subuh dekat rumahnya di Kelapa gading Jakarta Utara.

18 April
Kapolri Tito Karnavian membentuk tim investigasi gabungan yang dipimpin oleh Polda Metro Jaya saat itu Idham Azis

9 Maret
Komnas HAM bentuk TIM pemantau untuk memonitor penyelidikan kasus Novel di Kepolisian. Tim ini menemukan ada penyalahgunaan proses dalam penyelidikan kasus Novel dan merekomendasikan Kapolri membentuk TIM Gabungan.

11 Maret 
Kapolri membentuk Tim Gabungan yang terdiri atas penyidik Polisi, Pakar dan Perwakilan KPK. Hasil kinerja tim adalah merekomendasikan Kapolri membentuk tim tekhnis dengantujuan menindak lanjuti temuan tim gabungan.

1 Agustus 
Kapolri membentuk tim tekhnis dibawah Bareskrim Polri

31 Oktober 
Masa kerja tim tekhnis berakhir. Kapolri Komisaris Jendral Idham Azis pengganti Tito melimpahkan penanganan Novel kepada penggantinya pada Jabatan kepala Bareskrim

Resume Koran Tempo Jumat 1/11/2019

Facebook Comments

Tulisan terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bimata
Close